Thursday, July 19, 2018
Home > Gaya Hidup > Tips & Trik > Rahasia Menjadi Ibu Baru yang Bahagia

Rahasia Menjadi Ibu Baru yang Bahagia

ibu muda yang bahagia

Menjadi seorang ibu, adalah salah satu impian bagi perempuan-perempuan yang sudah menikah. Banyak perempuan yang mendambakan nikmatnya menimang buah hati, namun itu proses yang dijalani tak seindah bagaikan dongeng. Bagi ibu baru, kerepotan mengurus buah hati belum lagi pemulihan pasca persalinan tentulah tidak semudah yang dibayangkan. Minimnya informasi terkait perawatan bayi, proses awal menyusui dan juga banyaknya mitos bagi ibu baru yang membuat banyak yang akhirnya merasa galau bahkan depresi. Dibutuhkan banyak dukungan, bagi seorang ibu baru agar dapat beradaptasi dengan rutinitas baru dan juga perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Penasaran, bagaimana bisa menjadi seorang ibu yang bahagia di tengah-tengah kesibukan tersebut. Yuk, sahabat perempuan kita kupas di sini rahasianya.

1. Selalu bersyukur

Bersyukur, adalah kunci agar kita selalu bahagia. Bersyukur dengan kehadiran buah hati, karena di luar sana banyak perempuan yang tak seberuntung kita. Tak perlu banyak mengeluh, karena mengeluh tidak akan dapat menyelesaikan persoalan yang kamu hadapi. Mengeluh hanya menguras energi dan  perasaan. Mulailah belajar, untuk menyelesaikan satu per satu pekerjaan rumah. Silahkan bertanya dan meminta bantuan pada orang-orang terdekat seperti suami, orang tua dan saudara. Ketika kehilangan rasa syukur dan merasa lelah dengan kondisi yang super sibuk menjadi ibu baru, hal yang bisa dilakukan dengan memandangi wajah polos si kecil. Itu efektif untuk membuat kamu menjadi kembali bersyukur dan bersemangat untuk menghadapi kehidupan baru bersama anugerah Tuhan tersebut. Wangi tubuh si kecil dan rengekan manjanya, adalah hal yang sangat berharga. Karena dengan kehadirannya, kamu bisa memasuki satu tahap lebih tinggi dari posisi isteri bertambah lagi dengan posisi mulia menjadi seorang ibu. Jadi, selalulah bersyukur. Karena Tuhan telah menjanjikan jika dirimu selalu bersyukur, maka Dia akan menambahkan nikmatnya, maka nikmat Tuhan manalagi yang kamu dustakan. Mulai hari ini, kita selalu bersyukur yaa sahabat perempuan…

2. Berandai-andai

Seandainya aku memiliki baby sister, seandainya semua pekerjaan rumah ini bisa dikerjakan oleh orang lain, seandainya aku bisa menikmati kembali waktuku bersama teman-temanku, seandainya aku bisa memanjakan diri di salon, seandainya bisa menonton film favoritku di bioskop, seandainya, seandainya dan banyak lagi seandainya. Tahukah, kamu sahabat perempuan, berandai-andai hanya membuat kita lupa atas semua

kebahagiaan yang kita miliki. Berandai-andai, hanya membuat sahabat perempuan semakin galau di tengah-tengah kesibukan menjadi seorang ibu baru. Percayalah, ada tanggung jawab besar yang diberikan Tuhan, dan kamu dipilih karena mampu untuk melaksanakan kewajiban tersebut. Maka, hentikan berandai-andai dan jalanilah hari barumu dengan bahagia.

3. Dekatkan diri pada hal-hal yang baik

Berkumpul dan bergabung dalam komunitas ibu baru tentu saja membuat sahabat perempuan merasa tidak sendiri. Selain itu, dari komunitas juga akan saling berbagi informasi dalam mengurus bayi dan segala permasalahannya. Selain berkumpul dengan komunitas, sahabat perempuan juga bisa melakukan kegiatan-kegiatan positif lainnya, seperti mencari informasi seputar bayi melalui internet dan buku. Tidak hanya informasi yang diperlukan, agar kau tidak galau dalam menghadapi situasi menjadi ibu baru. Ketenangan jiwa, tentu saja bisa kamu dapatkan dengan mengingat Tuhan. Dan tidak ada tempat untuk meminta pertolongan, hanya kepadaNya. Sahabat perempuan, berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan juga mampu membuat kita bahagia. Karena sesungguhnya kebahagiaan itu, terkadang kita temukan juga dalam orang-orang yang telah kita buat bahagia.

4. Mulai mengatur ulang jadwal

Mungkin ketika sendiri, sahabat perempuan sering kali tidak cerdas dalam membagi waktu. Kerap kali, waktu yang ada hanya dipergunakan berjam-jam menonton film favorit, atau mandi saja bisa menguras waktu hingga satu jam. Ketika lajang, hal tersebut tentu tidak berpengaruh banyak pada kegiatan sehari-hari. Namun seiring dengan bertambahnya tanggung jawab menjadi seorang istri, tentu saja kita tidak bisa hanya memikirkan diri sendiri. Ada orang lain yang juga memerlukan perhatian kamu. Begitupun, dengan meningkatnya derajat menjadi seorang ibu, sahabat perempuan harus lebih jeli dalam memanfaatkan waktu. Karena seharian bersama si kecil, mungkin akan menyita waktu yang banyak. Mulailah mengatur ulang jadwal kegiatan sehari-hari. Manfaatkanlah waktu-waktu ketika si keil tertidur pulas untuk melakukan beberapa pekerjaan rumah tangga, seperti beres-beres rumah, mencuci hingga memasak. Mulailah bangun lebih awal, agar dapat menyiapkan sarapan suami dan pekerjaan rumah tangga lainnya lebih awal. Karena terkadang kita menjadi terburu-buru, bukan karena banyaknya kegiatan yang harus dilakukan. Jika kita lebih awal memulai hari, tentu saja menjadi santai untuk mengerjakan pekerjaan rumah tersebut. Selain membuat pekerjaan rumah dan mengurus bayi lebih mudah, bangun lebih awal juga baik untuk kesehatan. Berdasarkan penelitian menemukan, jika orang yang bangun di pagi hari memiliki tubuh lebih langsing dan mereka juga lebih bahagia. Sepakat, sahabat perempuan mulailah mengatur ulang jadwalmu dan pastikan semuanya sudah dimulai dipagi hari.

5. Luangkan sedikit waktu untuk diri sendiri

Terkadang bukanlah sebuah dosa, jika sahabat perempuan menyempatkan mendengarkan lagu-lagu kesayangan sambil membaca novel yang satu bulan lalu sudah dibeli namun belum disentuh-sentuh karena kesibukan mengurus bayi. Anggap saja, meluangkan waktu bagi diri sendiri untuk sesekali mengerjakan hobi ataupun hal-hal yang disukai sebagai sebuah penghargaan atas usaha yang sudah dilakukan. Jadi boleh saja, sahabat perempuan menyempatkan melihat-lihat tanaman yang saat ini jarang disentuh, atau hanya sekedar menikmati secangkir teh dan sepotong kue cokelat kesukaan. Lakukan saja, hal-hal yang bisa membuat kita kembali bersemangat melewati rutinitas. Meluangkan waktu untuk diri sendiri, tentu saja diperlukan agar kita tidak kehilangan rasa bahagia. Seorang ibu yang bahagia, tentu akan membesarkan anak-anak dalam rasa kebahagiaan. Dan anak-anak yang tumbuh dalam kebahagiaan, kelak akan juga menebarkan kebahagiaan dimanapun mereka berada.

Facebook Comments

Comments are closed.