Thursday, July 19, 2018
Home > Gaya Hidup > Tips & Trik > Mengelola Baper Agar Tidak Alay

Mengelola Baper Agar Tidak Alay

bawa perasaan

Istilah baper (bawa perasaan), mungkin tidak asing lagi bagi sahabat perempuan. Apalagi baru-baru ini postingan Presiden Joko Widodo memayungi dan menggandeng tangan istrinya. Memancing emosi netizen, khususnya sahabat perempuan. Baper merupakan reaksi alamiah yang dialami karena kita manusia. Iya, dong.. manusia kan memiliki rasa selain akal. Jika ada yang menuding baper hanya miliknya kaum perempuan, tidaklah benar. Tapi sebagai seorang perempuan yang memang disebut sebagai mahluk perasa, wajar saja kalau sering baper. Baper, itu manusiawi kok. Asal jangan dikit-dikit sedih terus tidak bisa melakukan aktifitas apapun. Bawaan galau melulu, sehingga kehilangan konsentrasi. Kalau bapernya sudah stadium lanjut seperti ini, harus diwaspadai ya sahabat perempuan. Ada 4 trik mengelola baper agar tidak berujung Alay. Disimak ya, sahabat perempuan.

1. Lupakan kenangan

Wajar saja kalau kamu masih baper, kalau foto mantan masih nyelip di dompet atau tergantung manis di tembok kamar. Buang semua kenangan yang membuat kamu sedih, dan mengingat-ingat betapa menderitanya kamu dengan kepedihan tersebut. Karena yang kamu lakukan, hanyalah membuang-buang waktu, dan tidak ada manfaatnya sahabat perempuan. Bayangin aja, kalau kamu menangisi kepergian kekasihmu sementara saat ini dia sedang memikirkan dan sayang-sayangan dengan perempuan lain. Tidak ada gunanya juga tiap jam ngintip fb nya, instagramnya ataupun cuitannya di twitter, yang lebih parah lagi berharap kalau dia masih memikirkan kamu. Hidup yang kamu jalani membutuhkan semangat dalam membangun masa depan, bukan berjalan mundur dan berhenti pada kenangan. Jadi, sahabat perempuan, kalau kamu ingin move on, segeralah berbenah. Hapus semua kenangan tentang mantan, dan mulailah jalani hari-harimu dengan harapan.

2. Salurkan emosimu pada hal-hal yang bermanfaat

Kalau kamu merasa sedih dan mulai galau karena baper, kamu bisa menyalurkan emosi itu dengan berbagai kegiatan. Misalnya saja kamu bisa bergabung dengan teman-teman dalam aktifitas sosial. Berbagi kebaikan dipercaya mampu membuang perasaan sedih dan kecewa. Selain itu, kamu juga bisa menyibukan diri dengan larut dalam hobimu.

3. Dilarang banyak melamun

Melamun, merupakan salah satu pintu masuk bagi baper. Agar baper tidak bisa menyinggahi hatimu, maka tutup pintunya dengan tidak melamun. Kenangan-kenangan kamu bersama si dia, akan tergambar jelas bahkan terukir kembali. Ini akan menyulitkan kamu keluar dari lingkaran kenangan tersebut. Jadi daripada melamun, mending lihat meme dan joke lucu. Kalau ketawa-ketawa, bikin pikiranmu tenang dan hatipun riang.

4. Berlari dan berolahraga

Berlari, ini bukan lari dari kenyataan ya. Melakukan aktifitas fisik seperti berolahraga bisa membuat bapermu memudar, loh. Bayangkan saja, sudah berlari sejauh hingga 10 kilometer tentu saja melelahkan. Dan hasilnya kamu pasti cepat dan pulas tidurnya. Jadi terhindar dari aktifitas melamun dan juga mimpi buruk. Berolahraga dipercaya juga mampu mengeluarkan pikiran negatif dari dalam dirimu. Karena dalam tubuh yang   sehat, terdapat jiwa yang kuat. Kalau jiwanya sudah kuat, selamat tinggal baper.

Facebook Comments

Comments are closed.