Sunday, August 19, 2018
Home > Dapur Puan > Kuliner > Bakso Beranak, Bakso Anti-mainstream

Bakso Beranak, Bakso Anti-mainstream

Bakso beranak

Era digital menuntut manusia untuk kreatif. Tak hanya di bidang teknologi, kreativitas itu merambah ke kuliner. Ide-ide muncul untuk menggaet manusia yang makin konsumtif. Cukup viralkan di media sosial, seluruh dunia bisa tahu.

Odeng Yusuf, pencetus Big Bakso Family atau yang sering disebut Bakso Beranak. Ia sudah menjalani bisnis jualan bakso selama 6 tahun. Sebenarnya, inovasi Bakso Beranak itu sudah dimulai sejak tiga tahun terakhir, namun baru viral sekitar beberapa bulan terakhir.

Yusuf memulai usahanya di Jalan Raya Kertamaya No. 8, Genteng, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat. Ia mematok harga 30 ribu rupiah per porsi. Harga yang cukup mantap dengan hidangan super mantap, bakso anti-mainstream dengan ukuran yang tidak biasa.

Bisnis ini kemudian ditiru oleh para penjual bakso di tanah air. Bakso Beranak sudah tersedia di hampir seluruh kabupaten yang ada di Jawa. Kuliner satu ini tergolong kuliner favorit masyarakat Indonesia yang mudah ditemui sehingga untuk menirunya bukan perkara sulit.

Sejak Januari, di Palembang, Jambi dan Batam dihebohkan dengan inovasi makanan ini. Bisnis bakso yang cenderung adem ayem, tetiba menggeliat dan membuat masyarakat penasaran. Meski bisa dibayangkan bentuk bakso yang ketika dibelah muncul ‘anak-anak’ bakso yang imut, namun belum puas jika tidak mencicipinya.

Apakah Sahabat Puan sudah mencobanya? Cobalah selagi masih viral, sebelum terlupakan oleh munculnya inovasi-inovasi baru di bidang kuliner. Ingat, jangan mencoba satu porsi untuk dimakan sendiri jika tak ingin mati kekenyangan.

 

Facebook Comments

Comments are closed.