Monday, December 10, 2018
Home > Gaya Hidup > Sehat Bugar > Kenali Ciri-ciri Batuk Anak yang Tidak dan Perlu Dicemaskan

Kenali Ciri-ciri Batuk Anak yang Tidak dan Perlu Dicemaskan

Kenali Ciri-ciri Batuk Anak yang Tidak dan Perlu Dicemaskan

Buku The Baby Book yang sangat fenomenal, menuntun para ibu muda yang mungkin seperti Sahabat Puan alami saat ini. Buku itu memberikan banyak sekali manfaat tentang perawatan bayi baru lahir hingga berusia dua tahun. Mengenai batuk pada anak, penulis buku itu memberikan ciri-ciri batuk yang tidak dan perlu dicemaskan.

Menurut William Sears dan Martha Sears, ada saat tertentu harus mencemaskan anak yang mengalami batuk. Tidak harus setiap anak terserang batuk harus segera menghubungi dokter. Jangan sampai menjadi seorang ibu yang hanya bisa mengandalkan dokter, namun tak memiliki kemampuan dasar perawatan anak sehingga mengakibatkan keburukan pada anak.

Berdasarkan pengalaman kedua penulis The Baby Book itu, Sahabat Puan harus mengenali ciri-ciri batuk yang tidak perlu dicemaskan, yaitu: (1) saat anak tidak mengalami demam dan tampak sehat; (2) anak batuk selama siang hari, tetapi tidur dengan tenang pada malam hari; (3) batuk tidak mengganggu makan, aktivitas bermain, dan tidur; (4) batuk semakin membaik.

Sedangkan ciri-ciri batuk pada anak yang harus segera dibawa ke dokter, yaitu: (1) batuk mulai dengan tiba-tiba, berlangsung lama, dan Sahabat Puan mungkin merasa bahwa anak memiliki sesuatu yang tertahan di kerongkongannya; (2) Batuk membangunkan anak pada malam hari; (3) batuk disertai dengan alergi yang gawat; (4) anak juga mengalami demam, dan bertingkah seperti orang yang sedang sakit; (5) anak memuntahkan lendir kental berwarna hijau-kuning; (6) batuk terus bertambah buruk.

Jadi, kenali dahulu batuk anak dengan cermat supaya bisa memutuskan harus dibawa ke dokter dengan segera atau tidak. Jangan mudah cemas dan jangan pula mudah meremehkan kondisi anak. Ciri-ciri tentang kondisi batuk di atas dapat menjadi pedoman bagi Sahabat Puan supaya bijak melihat kondisi kesehatan anak.

 

Facebook Comments

Comments are closed.