Tuesday, September 25, 2018
Home > Dapur Puan > Kuliner > Kesegaran Kembang Tahu di Dine & Chat

Kesegaran Kembang Tahu di Dine & Chat

Mencecap kuliner Indonesia di restoran ala Barat adalah sensasi tersendiri. Dine & Chat bisa menjadi salah satu pilihan Sahabat Puan untuk menemukan selera Indonesia di dalam nuansa masakan luar negeri. Saat membuka menu, ada banyak pilihan minuman yang tertulis. Hampir semuanya tertulis minuman ala Barat, namun terselip minuman khas Indonesia, seperti ice cendol dan kembang tahu.

Mulanya, saya memesan ice cendol. Saat pramusaji mengatakan bahwa minuman itu tidak tersedia, saya sedikit kecewa. Saya kembali menyusuri pilihan minuman dan sang pramusaji menyarankan untuk mencoba cocktail buah. Ia menjelaskan tentang isi minuman tersebut yang terdiri dari berbagai macam potongan buah segar. Saya sedikit tergiur, namun ketertarikan mencecap minuman lokal membuat hati memilih kembang tahu untuk teman rehat siang.

Kembang tahu atau tahwa bukanlah kuliner asli Indonesia. Ia dibawa oleh para pendatang dari negeri nenek moyang bangsa Tionghoa. Minuman itu mengalami modifikasi rasa lokal dengan memasukkan jahe dan pemanis dari gula merah.

Kembang tahu yang saya cecap di Dine & Chat merupakan jenis modifikasi rasa itu. Ini bukan pertama kalinya saya mencecap minuman itu, tetapi saya lupa rasanya. Sudah lama sekali lidah saya tak merasai minuman dari sari kedelai terhalus itu.

Saat pramusaji mengantarkan pesanan, saya sedikit terkejut dengan bentuknya. Seperti semangkuk agar-agar yang didinginkan dalam kulkas. Saya buka penutup mangkuk plastik. Rupanya di bawah tutup ada wadah gula yang tak sengaja memuncratkan isinya karena tekanan jemari saya.

Gula merah cair itu kemudian saya tuang ke kembang tahu yang teksturnya sangat lembut. Ketika menyantap sesendok, terasa kesegaran menyusup ke kerongkongan. Seketika dahaga menghilang. Aroma jahe pun menyeruak dinding mulut saya hingga mengingatkan lidah akan memori kenikmatan kembang tahu yang pernah saya cecap.

Sungguh, saya merasakan sensasi kesegaran. Tak ada sesal memilih menu kembang tahu itu. Sahabat Puan wajib mencecap minuman ini jika suasana hati sedang tak karuan. Aroma jahe bisa menenangkan simpul-simpul syaraf yang menegang akibat rutinitas keseharian. Hanya dengan mengeluarkan kocek 12 ribu, kerisauan hati bisa terobati meski sesaat.

Lain waktu, saya akan mencoba ice cendol di restoran yang berada di lantai 3 Mall WTC Jambi. Saya masih penasaran dengan rasanya.

Tags: tempat nongkrong di jambi, tempat makan murah dan enak di jambi, wisata kuliner jambi

Facebook Comments

Comments are closed.