Monday, December 10, 2018
Home > Sosok > Selamat Jalan Ayunda Eki

Selamat Jalan Ayunda Eki

Selamat Jalan Ayunda Eki

Obituary

Duka mendalam atas kepergian aktivis perempuan yang mengabdikan hidupnya dalam menyuarakan kepentingan-kepentingan perempuan dan anak. DR Hj Rizki Takriyanti, M.Psi, perempuan kelahiran Jambi, 18 September 1965 ini dikenal sebagai sosok yang ramah. Kepeduliannya terhadap persoalan-persoalan perempuan yang tertindas membuat alm Rizki Takriyanti didaulat menjadi Ketua Pelaksana Harian Daerah PKBI Daerah Jambi. Dalam dunia akademisi, semasa hidupnya pernah menjabat Pembantu Rektor III IAIN STS Jambi. Berbagai artikel dan jurnal buah pikirannya terkait dengan perempuan telah diterbitkan. Ilmu ini akan menjadi amalan baginya yang Insya Allah pahalanya akan mengalir terus.

Kakak, mba’ dan ayunda Eki, demikian panggilan akrab untuk perempuan yang selalu bersemangat dan rendah hati ini. Lama tidak pernah bertatap wajah, sejak 2008 silam. Biasanya selalu saja menghubungi beliau untuk meminta mengasuh rubrik gaya hidup yang saya tulis. Terakhir berteman di dunia maya, melihat laman media sosial nya dipenuhi dengan postingan bahwa dia harus bolak-balik ke Jakarta untuk pengobatan. Walau tak bersua, terus mendoakan agar beliau diberikan kesehatan. Masih teringat jelas bagaimana semangat yang beliau tebarkan. Bagaimana kebaikan yang beliau sebarkan. Dan betapa terkejutnya mendengar kabar duka tersebut.

Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali. Tugas dan bakti ayunda Eki telah selesai, namun semua kenangan baik dan kepeduliannya tidak pernah hilang dari memori keluarga, sahabat, teman, orang-orang yang pernah mengenalnya. Teringat jelas pada ucapannya di ujung senja, bahwa kekerasan pada perempuan dan anak yang terus meningkat karena ketidakpedulian. Ketidakpedulian keluarga, teman, tetangga, dan orang-orang terdekat. Sikap tidak peduli ini telah membuat kekerasan terhadap perempuan dan anak setiap tahunnya terus meningkat. Bahkan baru-baru ini kita dikejutkan dengan terbongkarnya sindikat pedofilia di jaringan media sosial. Dan lagi-lagi anak dan perempuan menempati urutan teratas sebagai korban dalam segala macam tindakan kekerasan.

Selamat jalan ayunda, terimakasih atas semua kepedulian terhadap perempuan dan anak. Dan perjuangan ini akan menjadi tanggung jawab kami bersama, agar kami saling peduli, saling berbagi dan saling menyayangi sesama. Selamat jalan ayunda, terimakasih telah mengajarkan pada kami semua, tentang sebuah kesederhanaan, kebaikan, dan semangat yang tak pernah padam untuk berjuang. Berjuang melawan penyakitmu, dan terus berjuang untuk masa depan perempuan dan anak yang lebih baik khususnya di Provinsi Jambi.

Facebook Comments

Comments are closed.