Thursday, June 21, 2018
Home > Gaya Hidup > Sehat Bugar > Guna Mencegah Kanker Serviks, Perempuan Wajib Membawa Benda-Benda Berikut

Guna Mencegah Kanker Serviks, Perempuan Wajib Membawa Benda-Benda Berikut

antisipasi kanker serviks

Masih ingatkah dengan artis cantik yang meninggal akibat kanker serviks? Betul sekali, dialah Yulia Rahmawati atau Julia Perez. Kanker stadium empat sudah merenggut nyawanya. Ia termasuk bagian dari 500 ribu perempuan yang terkena penyakit kanker serviks setiap tahunnya. Jumlah tersebut berdasarkan hasil survei Yayasan Kanker Indonesia.

Menurut Yayasan Kanker Indonesia, virus HPV (Human Papilloma Virus) 99,7% menyebabkan kanker serviks yang bisa diperoleh dari toilet kotor dan lembapnya daerah kewanitaan. HPV tidak melulu diperoleh dari seringnya gonta-ganti pasangan dan mengonsumsi minuman beralkohol. Itu hanya stigma buruk yang muncul di masyarakat. Perempuan yang tidak pernah melakukan kedua hal tersebut pun bisa mengalaminya. Jadi, setiap perempuan wajib waspada dengan virus ini.

Selain yang disebutkan di atas, penyebab kanker serviks lainnya yakni sering makan makanan cepat saji, penggunaan antiseptik pada vagina, berhubungan seks pada usia muda, merokok, sering menaburi bedak pada vagina, memiliki banyak anak, memakai pil KB yang berkepanjangan, menggunakan pembalut yang berbahan deoksin, serta mengalami keputihan terus menerus.

Guna menghindarkan diri dari serangan HPV di tubuh, perempuan wajib membawa beberapa benda sebagai berikut: Tisu, digunakan untuk mengelap air yang terdapat di vagina bagian luar setelah membersihkannya pasca buang air besar maupun buang air kecil.

Baca juga: Sisi Positif dan Negatif Berhubungan Seks Saat Hamil bagi Kesehatan

Handuk kecil, jika tak ada tisu, maka bisa digunakan handuk kecil atau sapu tangan. Namun, penggunaannya harus diganti setiap hari guna menghindari munculnya bakteri atau virus di sekitar vagina. Penggunaan tisu maupun handuk kecil ini tujuannya supaya vagina tidak lembap yang dapat menyuburkan bakteri dan virus yang menyerangnya. Menjaga vagina dalam kondisi kering merupakan salah satu cara mencegah terkena kanker serviks.

Celana dalam, benda ini sangat penting dibawa apabila melakukan aktivitas sepanjang hari dari pagi hingga malam. Jika tidak sempat membawanya, bisa membeli celana dalam sekali pakai di toko-toko terdekat. Perempuan memiliki jenis kulit yang berbeda-beda, ada yang sensitif ada yang tidak terlalu. Walaupun tidak terlalu sensitif, vagina harus dijaga dengan baik karena alat kelamin tersebut setiap harinya menghasilkan cairan. Karenanya, perlu sekali disiapkan celana dalam untuk menggantinya, apabila alergi terhadap pembalut.

Jikalau tidak alergi dengan pembalut, maka tidak perlu membawa celana dalam dan cukup membawa persediaan pantyliner atau pembalut berukuran kecil. Pembalut yang dipilih pun sebaiknya tidak usah yang mengandung pewangi atau yang mengandung dioksin yaitu zat beracun yang dapat diserap oleh tubuh dan menyebabkan kanker serviks. Cukup pembalut yang sudah dikenal keamanan dan uji kesehatan.

Air minum juga sangat penting untuk dibawa karena tidak setiap toilet menyediakan air bersih. Membersihkan vagina dengan air seadanya yang sudah lama menggenang di bak toilet merupakan tindakan yang keliru. Air tersebut tentu saja tidak terjamin terbebas dari bakteri dan virus. Guna mengantisipasinya, maka perlu membawa air minum sebagai pengganti air untuk membersihkan vagina saat melakukan hajat di toilet. Jika air yang dibawa dirasa kurang, maka perlu disiasati dengan membasuhnya dengan air yang ada dan terakhir membilasnya dengan air minum yang dibawa.

Itulah pencegahan dengan cara sederhana tetapi sangat penting bagi perempuan. Tersebab bibit-bibit penyakit dalam tubuh perempuan sudah ada dan tinggal mengembangkannya atau mematikannya. Sahabat Puan bisa mencobanya mulai dari membaca tulisan ini sebagai cara pencegahan sejak dini. Tanamkan cara hidup sehat ini kepada anak-anak perempuan di dalam keluarga Sahabat Puan.

Facebook Comments