Thursday, June 21, 2018
Home > Gaya Hidup > Jalan-jalan > Mengunjungi Taman Anggrek Sri Soedewi

Mengunjungi Taman Anggrek Sri Soedewi

Anggrek Jambi

AWAN hitam menggumpal di langit. Tak lama lagi gumpalan itu akan menumpahkan jutaan butir hujan. Tak ingin ambil risiko basah kuyup, selagi ada kesempatan saya pacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Kecepatan berkendara mencapai kisaran angka 70 hingga 100 kilometer per jam. Namun situasi seperti itu tak berlangsung lama. Beberapa menit kemudian sepeda motor mulai berjalan normal kembali. Lebih baik jalan pelan asal selamat sampai tujuan. Sepeda motor itu kembali membelah jalanan dengan kecepatan maksimal 60 kilometer per jam. Istriku bilang, keselamatan itu nomor satu. Tak usah ngebut. Biar pelan yang penting aman. Yah, saran itu memang ada benarnya.

Gerimis mulai jatuh begitu kami tiba di parkiran taman Anggrek Sri Soedewi. Lokasi taman ini tepat di jantung Kota Jambi. Lokasinya berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Telanaipura, hanya terpisahkan oleh satu ruas jalan dengan kantor DPRD Provinsi Jambi dan Kantor Gubernur Jambi. Saya kembali menatap ke langit, awan pekat masih tampak menggumpal dan mulai bergerak perlahan ke arah barat. Itu pertanda baik, hujan deras kemungkinan akan batal membasuh kawasan ini.

Taman Anggrek Sri Soedewi
Taman Anggrek Sri Soedewi

Di pintu masuk kami membeli dua karcis. Setiap pengunjung hanya dipungut bayaran sebesar lima ribu rupiah. Sangat murah dan terjangkau. Sehingga, bertetirah di Taman Anggrek Sri Soedewi tak akan membuat isi dompet cekak. Pemandangan dan informasi berharga yang didapat jauh melebihi biaya yang dikeluarkan. Tentu saja, informasi yang didapat tak jauh melenceng dari dunia aneka jenis anggrek. Itu sudah pasti, karena tempat ini memang lokasi pelestarian berbagai jenis tanaman anggrek.

Tempat ini bisa menjadi pilihan wisata keluarga jika tak ingin pergi jauh-jauh keluar kota. Bagi para pelancong yang datang dari luar Jambi, rasanya juga tidak bakal rugi jika meluangkan sedikit waktu mengunjungi taman ini. Demikian pula bagi Sahabat Puan yang suka berkebun, lebih-lebih menyukai tanaman anggrek, objek wisata satu ini pasti menjadi pilihan yang tepat. Jika ingin mencoba menikmati keindahan anggrek saat bunganya mekar, cobalah datangi objek wisata satu ini.

Penangkaran untuk koleksi anggrek langka
Penangkaran untuk koleksi anggrek langka

Objek wisata ini dibangun di lahan seluas 25.056 meter persegi atas usulan Prof. Dr. Sri Soedewi Sofwan, dan sebagai penghormatan kepada beliau lokasi itu kemudian diberi nama taman anggrek Sri Soedewi yang diresmikan oleh Ibu Tien Soeharto pada 4 April 1984 silam.

Baca juga: Jambi Paradise, Apakah Benar Surganya Wahana Wisata Jambi?

Selama berada di taman anggrek, kami berkeliling melihat beberapa jenis koleksi anggrek yang waktu itu sedang mekar sempurna. Banyak jenis anggrek yang ada di objek wisata ini. Ada jenis anggrek liar yang terdapat di hutan-hutan Jambi seperti arundina, bolbophyllum, dan acriopsis. Selain itu ada juga beberapa jenis anggrek tanah seperti vanda macan, berta beraga, james storie, emma story, vandadouglas, dendrobium, ocidium, mocara, cattleya, phalaenipsis, dan jenis-jenis anggrek lainnya. Bahkan, pengelola juga membuat lokasi penangkaran untuk koleksi sejumlah anggrek langka yang didatangkan dari beberapa daerah di Provinsi Jambi.

Selain menikmati aneka koleksi tanaman anggrek, di sini ada pula kolam besar berisi tumbuhan teratai yang tak kalah menawan. Sahabat Puan bisa bersantai di gazebo yang ada di pinggir kolam sambil merasakan percikan air mancur di tengah kolam. Panas terik di siang hari akan sirna jika sudah berada di sini.

Sahabat Puan juga bisa berswafoto di beberapa spot menarik yang dengan mudah ditemukan di areal taman anggrek. Misalnya swafoto di jalan yang rindang dengan bumbunan tanaman anggrek di bagian atasnya, di atas jembatan, di penangkaran anggrek, atau di bawah pohon besar dan bumbunan bambu yang cukup menawan. Taman ini merupakan objek wisata yang sangat mudah diakses. Bahkan, saat istirahat makan siang pun bisa dimanfaatkan untuk mengunjungi taman satu ini. Akan lebih menarik ke sini sambil makan siang di bawah rerimbunan pohon untuk sejenak membuang lelah dari kebisingan kota. Bagaimana Sahabat Puan? Apakah tertarik berkunjung ke sini?

Facebook Comments