Tuesday, October 16, 2018
Home > Gaya Hidup > Jalan-jalan > Alunan Gemuruh Telun Berasap yang Menenangkan

Alunan Gemuruh Telun Berasap yang Menenangkan

Alunan Gemuruh Telun Berasap yang Menenangkan

Telun Berasap berada di Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter lebih, dan berada di tengah asrinya rerimbunan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Sumber utama air terjun ini berasal dari Gunung Tujuh dan sungai-sungai di sekitar gunung tersebut.

Debit air yang sangat tinggi di Telun Berasap, ketika jatuh menimpa bebatuan di bawahnya menyebabkan timbulnya kabut seperti asap yang senantiasa ada menyelimuti lokasi sekitar air terjun. Itu sebabnya mengapa air terjun ini dinamai dengan Telun Berasap. Pada waktu tertentu jika cuaca cerah dan sinar matahari tidak malu-malu, di sekitar air terjun akan muncul pelangi.

Baca juga: Menikmati Debur Ombak Danau Kerinci

Sayangnya ketika berkunjung untuk yang ketiga kalinya, saya tidak menyaksikan pelangi, karena saya berkunjung di pagi hari yang mendung dan gerimis. Saya pertama kali berkunjung ke sini sekitar tahun 1999, ketika itu saya berkesempatan menyaksikan munculnya pelangi di sekitar Telun Berasap. Suasananya berbeda dengan kunjungan kali ini.

Meskipun tidak menyaksikan pelangi di Telun Berasap, saya dapat menikmati anugerah pemandangan alam di sekitar lokasi menuju air terjun tersebut yang sangat memesona. Pertama kali masuk gerbang utamanya, kita akan disambut dengan hamparan pemandangan bunga-bunga yang menyegarkan mata, perkebunan cabe, pepohonan TNKS, aliran sungai kecil yang bergemericik menuju air terjun.

Sungai yang terus mengalir sepanjang tahun
Sungai yang terus mengalir sepanjang tahun

Bahkan alunan gemuruh suara air terjun Telun Berasap sudah terdengar sejak memasuki pelataran menuju tiga ratus anak tangga yang digunakan untuk mencapai lokasi air terjun. Udara sejuk dan pemandangan alam beraneka warna menjadi teman dalam perjalanan menuruni curamnya tiga ratus anak tangga tersebut, begitu pula saat naik tangga ketika pulangnya. Di beberapa titik disediakan gardu pandang untuk menikmati pemandangan alam yang luar biasa menyegarkan, atau untuk sekedar menarik napas menghirup kesejukan udara Telun Berasap.

Tangga menuju lokasi air terjun
Tangga menuju lokasi air terjun

Gardu pandang besar disediakan dekat lokasi Telun Berasap yang bergemuruh riuh namun mengalun menenangkan jiwa. Di gardu pandang ini, kita dapat berfoto-foto, atau menikmati alun gemuruh Telun Berasap untuk diresapkan ke relung jiwa kita. Sungguh rasanya seperti mendengarkan nyanyian alam yang tiada duanya. Beban kita seperti terangkat, pikiran kita menjadi rileks, setiap alunan gemuruhnya menata detak jantung kita ke ritme-ritme magis di dalam pusat jiwa kita.

Sungai yang sangat jernih
Sungai yang sangat jernih

Untuk menikmati pengalaman kontemplasi alam yang luar biasa ini, butuh perjuangan. Jarak 60 kilo meter dari pusat kota Sungai Penuh Kerinci, tidak selalu dengan mudah dicapai menggunakan angkutan umum, kebanyakan dengan menggunakan kendaraan pribadi. Tiba di lokasi harus melewati tantangan menuruni tiga ratus anak tangga menuju air terjun: selain curam, jika hujan akan sangat licin. Penjual air mineral dan makanan baru ramai jika hari libur saat lokasi air terjun padat pengunjung. Pada hari-hari padat pengunjung, masuk lokasi akan dikenakan karcis Rp. 10.000 per kepala.

Facebook Comments