Sunday, May 27, 2018
Home > Peluang Bisnis > Melirik Bisnis Cake Artis: Medan Napoleon (1)

Melirik Bisnis Cake Artis: Medan Napoleon (1)

Melirik Bisnis Cake Artis: Medan Napoleon

Saat seorang selebritas merasa bahwa pekerjaan di dunia pertelevisian tidak menjanjikan hingga masa tuanya, maka dirinya pun memutar otak untuk mencari penghasilan sebelum usia senja tiba. Beberapa selebritas Indonesia di masa lalu mengalami hal seperti itu, karenanya beberapa selebritas masa kini mulai belajar dari pengalaman para senior mereka.

Mesin pencetak uang yang cukup menjanjikan dan bisa dikelola oleh para selebritas adalah bisnis. Sebagian kecil dari mereka memilih untuk masuk dunia politik, namun tak semuanya mengalami keberhasilan. Bahkan ada yang mendekam di jeruji besi. Tidaklah mudah mengubah pola hidup yang sudah terlanjur glamour untuk kembali ke pola hidup sederhana.

Selagi memiliki kesempatan yang berharga, beberapa selebritas mengambil momen itu untuk mengumpulkan pundi-pundi guna menyokong bisnis yang akan digelutinya. Salah satu bisnis yang sedang moncer di kalangan artis yakni bisnis oleh-oleh berupa cake. Pionir bisnis ini ialah Teuku Wisnu, namun bisnisnya tak semoncer bisnis kakak iparnya, Irwansyah.

Baca juga: Peluang Bisnis yang Banyak Diburu Konsumen

Bisnis Irwansyah menjadi magnet yang sangat kuat bagi kalangan selebritas untuk menyelami dunia cake. Karena kesuksesannya, latah pun menjangkiti beberapa selebritas yang ternyata kenal baik dengan suami Zaskia Sungkar itu. Ada sekitar 20 brand oleh-oleh yang dibuka oleh selebritas di Indonesia. Uniknya, mereka membuka gerai brand oleh-oleh tersebut bukan di Jakarta, melainkan di kota-kota besar yang ada di Indonesia.

Pada bagian pertama ini, mengulik bisnis milik Irwansyah menjadi sesuatu yang menarik. Brand Medan Napoleon yang berusia hampir setahun itu sudah memiliki nama besar di Medan dan tentu saja di Indonesia. Oleh-olehnya sudah pada tahap dapat dipesan secara online di beberapa kota besar di Indonesia. Ia juga berhasil membuka 2 gerai Medan Napoleon di tahun 2017 ini.

Pria kelahiran 6 Maret 1985 itu sangat telaten mengembangkan Medan Napoleon sehingga belum sampai 1 tahun, oleh-oleh tersebut sudah dikenal oleh masyarakat. Pastinya, Irwansyah melakukan langkah-langkah yang jitu untuk memperkenalkan produknya ke masyarakat. Bisa jadi, langkah-langkah tersebut merupakan ilmu yang sudah dikenal luas oleh masyarakat terutama yang berkecimpung di dunia usaha. Jadi, sebenarnya apa saja usaha Irwansyah dalam membumikan Medan Napoleon?

Pertama, Irwansyah menggaet seorang chef yang menjadi penentu utama dalam menentukan sebuah produk makanan. Suratno digaet oleh Irwansyah sebagai pemangku rasa dari produk-produk yang dikeluarkan Medan Napoleon. Pria Medan keturunan Jawa itu menjadi penentu keberhasilan produk cake yang disajikan kepada para konsumen. Rasa dan bentuk sebuah produk makanan sangat menentukan keberhasilan bisnis kuliner dan Irwansyah memilih orang yang tepat.

Kedua, Irwansyah membuat dua maskot yang cukup unik untuk menggaet para pelanggan. Maskot yang pertama ialah dirinya dengan julukan The King of Medan Napoleon, sedangkan maskot kedua yaitu Marshmellow. Sosok manusia dengan kepala putih dengan karakter wajah yang dibuat sederhana.

Masing-masing maskot ini tentu ada fungsinya. The King of Medan Napoleon sendiri memanfaatkan nama besar pria yang pernah dua kali gagal masuk panggung politik itu untuk menggaet konsumen secara umum, di dunia nyata maupun maya. Sedangkan maskot Marshmellow untuk menggaet konsumen secara langsung dengan sistem jemput bola yaitu berkeliling menggunakan mobil untuk memasarkan produk.

Ketiga, Irwansyah dan tim manajemennya membuat tagline-tagline yang khas Medan dan mudah diingat oleh masyarakat. Misalnya, untuk tagline Medan Napoleon sendiri yakni “Gak nyesel lah kelen.” Bahasa Medan menjadi salah satu daya tarik untuk mengajak konsumen supaya mereka membeli produk cake Medan Napoleon. Tagline menarik lainnya untuk maskot Marshmellow yaitu “Sering melalak sesuka hatinya, mengikuti arah angin yang berhembus.”

Baca juga: Kuliner, Bisnis yang Tiada Matinya

Keempat, acara-acara meet and greet dalam berbagai bentuk rutin dilakukan oleh Irwansyah dan manajemen. Napoleon Run 2017 menjadi acara terbesar yang dilakukan oleh tim Medan Napoleon sehingga harus menggaet beberapa sponsor, termasuk Pemerintah Kota Medan salah satunya. Tentu saja, acara ini berhasil menyedot banyak konsumen karena hadiah-hadiahnya sangat menggiurkan. Bisa jadi, acara tersebut bakal menjadi acara tahunan bagi Medan Napoleon.

Kelima, promo gencar dilakukan setiap minggu dengan berbagai bentuk, di antaranya kuis, foto, tebak kata dan lain sebagainya. Trik ini sudah jamak dilakukan oleh para pelaku bisnis melalui media sosial. Medan Napoleon memaksimalkan media sosial Instagram sebagai corong paling aktif dalam memasarkan produk.

Keenam, mencantumkan hal-hal sederhana terkadang menjadi daya tarik tersendiri untuk memasarkan produk. Tak sekedar berjualan, Medan Napoleon acap kali mengajak para Napoleonista, sebutan bagi para konsumen, untuk mengingat hari-hari penting seperti hari Ibu, HUT RI, HUT Kota Medan dan lainnya. Admin instagram Medan Napoleon juga tak segan memberi ucapan berduka cita dalam suatu kecelakaan besar atau mengajak melakukan donasi.

Melirik Bisnis Cake Artis: Medan Napoleon
Irwansyah Melirik Bisnis Cake (foto:ameltani,com).

Ketujuh, Medan Napoleon meluncurkan produk-produk limited edition, seperti Napoleon Tiramisu dan Napoleon Merah Putih. Produk limited ini merupakan poin penting dari inovasi Medan Napoleon. Irwansyah berusaha menggiring konsumen untuk merindukan dan menantikan produk-produk limited tersebut sehingga mereka menjadi pelanggan setia Medan Napoleon. Konsep kerinduan akan produk makanan itulah yang dijadikan sebagai alasan meluncurkan produk.

Ketujuh langkah-langkah di atas bisa dijadikan inspirasi bagi Sahabat Puan untuk memulai bisnis. Tak  sekedar modal dan manajemen saja yang perlu dipelajari dalam mengembangkan bisnis, tetapi langkah-langkah jitu dalam menjaga bisnis tetap berjalan menjadi hal yang tak kalah penting.

Facebook Comments