Sunday, May 27, 2018
Home > Gaya Hidup > Jalan-jalan > Festival Lampion di Perayaan Kathina Vihara Sakyakirti Jambi

Festival Lampion di Perayaan Kathina Vihara Sakyakirti Jambi

Perayaan Kathina Vihara Sakyakirti

TAK sulit menemukan vihara di Kota Jambi. Meski mayoritas penduduknya adalah muslim, namun kota ini juga dihuni oleh beraneka ragam suku bangsa, salah satunya adalah etnis Tionghoa. Sebagian besar mereka beragama Buddha. Sehingga, tak heran jika di Jambi banyak pula dijumpai rumah ibadah umat Buddha, tersebar di beberapa titik yang banyak dihuni oleh etnis Tionghoa.

Vihara tertua di Jambi  dibangun pada tahun 1881. Sejak itu, sejumlah vihara lainnya berkembang di kota ini hingga sekarang. Satu di antaranya adalah vihara Sakyakirti yang dibangun pada tahun 1968. Vihara ini sebagai penunjang sekolah umat Buddha di Jambi, dengan membentuk sebuah yayasan yang menaungi Sekolah Sari Putra, mulai TK hingga SD. Vihara ini berada di daerah Jambi Selatan, masih satu kompleks dengan Sekolah Sari Putra. Keunikan vihara ini ada pada keberadaan pagoda Avalokitesvara.

Perayaan Kathina Vihara Sakyakirti
Perayaan Kathina Vihara Sakyakirti

Pada tahun 2017 ini, di kompleks vihara Sakyakirti diadakan perayaan Kathina. Perayaan ini merupakan perayaan agama Buddha yang diperingati antara bulan Oktober dan November. Tahun ini perayaan Kathina diperingati pada bulan Oktober. Tepat pada perayaan Kathina umat Buddha merayakannya dengan memberikan dana kepada anggota Sangha dalam hal ini para Bikhu. Sebelum perayaan Kathina, para Bikhu melakukan vassa, yaitu berdiam diri selama kurang lebih tiga bulan dan bermeditasi untuk lebih memperdalam Dhamma (ajaran Buddha).

Setiap perayaan Kathina, umat Budha memberikan dana kepada para Bikhu berupa kebutuhan pokok, jubah, minuman, makanan, obat-obatan, hingga tempat tinggal. Diyakini bahwa laku memberikan dana pada para Bikhu saat perayaan Kathina akan mendapatkan pahala besar.

Selain memberikan dana kepada para Bikhu, umat Buddha Jambi di vihara Sakyakirti juga merayakan Kathina dengan mengadakan festival lampion dan bazar vegetarian dari tanggal 20 Oktober hingga 22 Oktober 2017. Bazar vegetarian menampilkan stand makanan vegetarian yang diolah dalam beragam menu nusantara hingga Jepang. Dari nasi minyak yang terkenal hingga Takoyaki vegetarian yang bahannya bebas dari bahan hewani.

Bebas bahan hewani
Bebas bahan hewani

Adapun yang menarik adalah view spot festival lampion. Pada view ini  area di dekat pagoda Avalokitesvara dihiasi dengan lampion hias yang digantung sedemikian rupa. Beberapa lampion warna- warni digantung membentuk gapura masuk di pintu masuk pagoda. Di area tengah halaman pagoda, lampion digantung menghiasi bangunan stupa. Melihat keberadaan lampion warna-warni ini, dan suasana vihara yang meriah, serta antusias pengunjung yang berswa foto di sekitarnya, serasa bukan berada di Jambi, namun di negeri tempat kartun Conan diproduksi. Yang mana tokoh kartun Conan kerap menampilkan cerita jalan-jalan mengunjungi vihara dengan festival lampion serupa.

Facebook Comments