Monday, December 10, 2018
Home > Gaya Hidup > Ibu dan Anak > Perlukah Bunda Menyiapkan Permainan Menarik untuk Si Buah Hati?

Perlukah Bunda Menyiapkan Permainan Menarik untuk Si Buah Hati?

Permainan Menarik untuk Si Buah Hati

Akhir-akhir ini banyak sekali beredar permainan-permainan yang kreatif untuk dilakukan oleh si buah hati. Buku-buku tentang permainan Bunda dan buah hati semakin bertebaran. Salah satu buku recomended yang bisa menjadi pegangan Bunda ialah Rumah Main Anak karya Julia Sarah Rangkuti. Menurut Julia, pendiri Komunitas Rumah Main Anak, periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah pada masa balita yang disebut golden age.

Masa tersebut si buah hati mengalami pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan selanjutnya, seperti kemampuan berbahasa, daya kreativitas, intelegensia, serta keterampilan sosial dan emosional si buah hati berjalan sangan cepat, begitu pun perkembangan moral dan dasar-dasar kepribadian.

Baca juga: Bunda, Perhatikan Emosimu demi Si Buah Hati

Berikut aspek-aspek perkembangan yang muncul pada si buah hati jika diberikan permainan menarik dan mendidik menurut Julia.

  1. Aspek perkembangan fisik

Aspek ini adalah proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak, meliputi perkembangan motorik kasar dan halus. Kemampuan motorik kasar mencakup keterampilan otot-otot besar yang melibatkan aktivitas otot tangan, kaki dan seluruh tubuh si buah hati. Permainan yang pas untuk menguji perkembangan motorik kasar, misalnya permainan menendang bola, naik-turun tangga, perosotan, lomba lari dan lainnya.

Sedangkan kemampuan motorik halus ialah kemampuan yang berhubungan dengan keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil serta koordinasi mata dan tangan. Saraf motorik halus dapat dilatih dan dikembangkan melalui kegiatan rangsangan yang berkesinambungan secara rutin, seperti bermain puzzle, menyusun balok, memasukkan benda ke dalam lubang sesuai bentuknya, membuat garis, melipat kertas, dan sebagainya.

  1. Aspek perkembangan kognitif

Aspek ini meliputi ranah kegiatan mental (otak). Permainan yang tepat untuk merangsang kemampuan kognitif ini, di antaranya: tebak bentuk, sorting shape, mencampur warna dasar, hujan dalam toples, air beku dan cair, dan lain sebagainya.

  1. Aspek perkembangan bahasa

Aspek perkembangan bahasa terdiri dari dua hal, yaitu kemampuan ekspresif dan kemampuan reseptif. Kemampuan ekspresif berupa kemampuan menghasilkan suara atau kata secara lisan, isyarat atau gestur, atau bentuk tertulis untuk menyampaikan pesan. Kemampuan reseptif yakni kemampuan untuk memproses dan memahami pesan dari bahasa, baik tertulis, lisan maupun isyarat atau gestur. Dua kemampuan tersebut hanya bisa diperoleh apabila si buah hati melakukan interaksi dengan manusia di sekitarnya, terutama Bunda. Si buah hati akan belajar kemampuan bahasa ini salah satunya saat sedang melakukan permainan dengan saudara, teman dan Bunda secara langsung.

  1. Aspek perkembangan sosial-ekonomi dan kemandirian

Aspek ini sangat penting diterapkan karena tidak selamanya si buah hati bersama kita, terutama pengaruh terbesarnya saat ia sudah dewasa. Permainan-permainan menarik dan mendidik yang dibuat oleh Bunda bisa memberikan pelajaran kemandirian si buah hati.

Alasan di atas yang menjadikan Bunda perlu menyiapkan permainan menarik untuk si buah hati. Bukan malah memberikan gadget kepada si buah hati supaya tidak mengganggu pekerjaan rumah atau kantor. Tidaklah bijak memberikan teknologi yang bisa menjadikan si buah hati kecanduan sehingga merajuk atau tantrum karena tidak dituruti keinginannya.

Baca juga: 5 Hal yang Bikin Anak Perempuan Kangen Ayah

Bijaklah Bunda membuat keputusan bagi perkembangan si buah hati, jangan sampai menjadikan gadget sebagai the best nanny yang akan Bunda sesali seumur hidup. Gadget bisa menjadikan si buah hati mengalami hambatan berkomunikasi, misalnya karena saking seringnya berinteraksi dengan televisi atau telepon genggam sehingga si buah hati tidak pernah berinteraksi dengan manusia dari berbagai umur yang bisa menstimulus supaya bisa berbicara dengan baik.

Facebook Comments