Sunday, January 17, 2021
Home > Sosok > Perempuan Cantik Dibalik Pempek Ganteng

Perempuan Cantik Dibalik Pempek Ganteng

Bagi bunda Dian dan suami, menjalankan bisnis juga harus seiring dengan spiritualitas keimanan. Maka, tak heran jika di manajemen yang ditanganinya selama menjalankan Jakoz maupun Pempek Ganteng, secara rutin bersama karyawannya bunda Dian dan suami kerap mengadakan mengaji Al-qur’an bersama, mewajibkan sholat Dhuha dan menjaga utuhnya sholat lima waktu. Ini dilakukan agar bisnis bertambah berkah dan tidak semata hanya mencari uang atau keuntungan, tetapi juga mendekatkan diri serta bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Berbicara dengan sosok bunda Dian memang tidak akan terasa hingga waktu habis, sebab banyak ilmu bermanfaat yang keluar dari bunda Dian. Meskipun secara sekilas sosoknya tampak pendiam, namun ternyata perempuan yang sebelum membuka bisnis berdua dengan suaminya ini juga pernah mencecap pengalaman bekerja sebagai Kepala Cabang di lembaga bimbingan belajar terkemuka dan bertugas di beberapa daerah hingga di Papua.

Melaju pesatnya kedua bisnis yang digelutinya bersama sang suami juga tak membuat sosoknya tinggi hati untuk berlomba saling menonjolkan diri dengan suami. Bunda Dian justru memilih menjadi sosok yang rendah hati dan bersahaja. Baginya dirinya dan suaminya adalah bagian yang tak terpisahkan untuk berjuang bersama di kedua belah pihak dalam menapaki rumah tangga maupun membesarkan bisnis.

Kendatipun demikian, sosoknya bukan perempuan lemah dan suka bergantung, justru sebaliknya kuat dan mandiri serta cerdas tanpa harus jumawa dan memamerkan keberhasilan. Untuk itu bunda Dian berpesan kepada sahabat Puan sekalian, bahwa perempuan harus mandiri apapun  yang terjadi. Untuk itu perempuan harus mau belajar segala hal yang dapat dijadikan sebagai keahlian mengembangkan ekonomi.

Ini sebagai antisipasi jika ada kemungkinan suami tidak bekerja karena alasan kesehatan, atau suami meninggal dunia. Maka perempuan harus punya keahlian untuk menopang ekonomi keluarga, sebab tidak ada yang dapat menjamin masa depan. Baginya Setiap perempuan memiliki potensi untuk berkembang tergantung secara mental, apakah individu perempuan tersebut mau mengekplorasi kemampuannya untuk menjadi perempuan yang mandiri.  Jika orang lain mampu menjadi perempuan mandiri, mengapa kita tidak.

Facebook Comments