Wednesday, November 25, 2020
Home > Lingkungan > BRG Restorasi Setengah Juta Hektar Lahan Gambut

BRG Restorasi Setengah Juta Hektar Lahan Gambut

Pemulihan ekosistem gambut melalui cara restorasi beririsan dengan banyak kepentingan. Namun demikian, perbaikan tata kelola gambut perlu didukung semua pihak.

Kepala BRG, Nazir Foead,  menyatakan bahwa BRG tetap konsisten menjalankan mandat yang diperintahkan Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2016. Kendati sebagai lembaga baru BRG menghadapi tantangan terkait dengan kelembagaan, personel, serta anggaran, namun telah ditempuh sejumlah upaya untuk mengatasinya.

Pada tahun 2016, BRG memprioritaskan pemetaaan areal kerja restorasi dimana hasilnya tertuang ke dalam peta indikatif restorasi gambut yang diterbitkan pada September 2016. Diidentifikasi 2,49 juta hektar areal Kesatuan Hidrologis Gambut perlu segera direstorasi. Sejumlah 1,4 juta hektar di antaranya berada di dalam areal konsesi kehutanan dan perkebunan. Kegiatan pembasahan gambut pada tahun 2016 ini dilakukan pada empat kabupaten prioritas yakni Kepulauan Meranti di Riau, Ogan Komering Ilir dan Musi Banyuasin  di Sumatera Selatan, dan Pulang Pisau di Kalimantan Tengah. Mengingat anggaran BRG baru efektif pada November 2016 maka kegiatan pembasahan pada 2016 dilakukan bersama dengan lembaga mitra, termasuk dengan lembaga swadaya masyarakat di Provinsi Riau dan Kalimantan Tengah.

Berdasarkan peta indikatif restorasi gambut BRG, untuk Provinsi Riau terdapat 836.410 hektar areal KHG yang masuk target restorasi hingga tahun 2020. Sejumlah 726.820 hektar atau 87% dari total target restorasi berada di dalam areal konsesi. Sementara itu di Sumatera Selatan, 77% areal target restorasi berada di dalam areal konsesi (458.430 hektar dari 597.230 hektar total areal target restorasi).

Sepanjang 2017 dan 2018, BRG melakukan kegiatan restorasi di luar areal konsesi, lahan masyarakat dan Kawasan Konservasi. Kegiatan ini melibatkan  masyarakat desa dan lembaga swadaya masyarakat. Tercatat ada 11 desa dan kelurahan di Riau yang didampingi melalui Program Desa Peduli Gambut pada tahun 2017 dan 10 desa pada tahun 2018. Luas areal gambut yang dikelola masyarakat pada seluruh desa/kelurahan dampingan ini adalah 157.482 hektar. Jumlah ini sama dengan 19% dari total target restorasi di Riau.

Facebook Comments