Wednesday, November 25, 2020
Home > Kupas > Serba-serbi 17-an: Kemerdekaan ala Kampung Banaran

Serba-serbi 17-an: Kemerdekaan ala Kampung Banaran

Jumat, 17/08, perayaan kermedekaan Indonesia di Kampung Banaran, Jetis, Bantul, Yogyakarta tampak meriah. Pemuda Karang Taruna Bakti Mandiri Kampung Banaran menggelar rangkaian acara 17-an dengan beragam perlombaan bertajuk kebudayaan. Beragam perlombaanpun digelar sejak 9 Agustus lalu. Diantaranya pertandingan Bola Voli, Lomba memasak, memancing, jalan sehat, perlombaan untuk anak-anak hingga pagelaran pentas seni sebagai malam puncak pada 25 Agustus mendatang.

Sementara hari ini berlangsung lomba masak yang diikuti oleh kelompok Dasawisma ibu-ibu kampung Banaran. Olahan makanan yang dibuat adalah nasi goreng, makanan khas Indonesia yang terkenal dan mendunia. Terdapat delapan kelompok yang ikut berpartisipasi dalam lomba memasak nasi goreng ini. Panitia perlombaanpun sudah menyiapkan bahan-bahan sehingga peserta tidak boleh membawa bahan sendiri.

Agar tidak subjektif maka juri tidak diperbolehkan untuk melihat proses memasak dan dekorasi, karena selain menjaga objektivitas, penilaian ditekankan pada citarasa dan tampilan yang berdaya jual. Juri yang dipercayakan untuk menilai ialah ketua RT selingkungan kampung Banaran yaitu ketua RT 03, 04 dan 05. Setelah dilakukan penilaian, Dasawisma Kangkung keluar sebagai juara 1.

Jumirah (56), perwakilan dari Dasawisma Kangkung, mengaku senang karena dapat memenangkan perlombaan ini. Ia berharap ke depannya dapat menang kembali dalam rangkaian acara 17-an. “Tahun lalu kelompok kita juga menang, Alhamdulillah ini menang lagi. Semoga tahun depan juga menang lagi,” ujarnya yang ditemui setelah penyerahan hadiah.

Bagi ibu-ibu di kampung Banaran ini, memberikan partisipasi dengan ikut serta dalam rangkaian perayaan HUT RI merupakan salah satu cara untuk mengisi kemerdekaan. Memberikan yang terbaik dan menjunjung sportifitas serta menuangkan bentuk kreativitas dalam olahan nasi goreng yang berdaya jual.

Facebook Comments